Indikator Forex BvB

Adalah indikator yang akurat untuk menganalisa pergerakkan grafik forex, itu berlaku bagi trader yang sudah tahu bagaimana caranya membaca dan bagaimana caranya untuk menggunakannya. Indikator forex BvB adalah indikator custom, artinya buatan sendiri, tidak tersedia di dalam daftar menu indikator yang ada di metatrader4, kalau ingin menggunakan indikator forex BvB untuk mengalisa pergerakkan grafik forex, terlebih dulu trader harus minta pada orang yang memiliki indikator forex BvB tersebut dan menginstallnya ke metatrader4 nya. Kamu penasaran ingin mengetahui indikator forex BvB itu seperti apa? berikut ini penjelasannya.

INDIKATOR FOREX BVB.
Dalam mempelajari indikator forex BvB, ada beberapa pemahaman yang perlu dimengerti :

  1. Pemahaman Candle BP (Big Player )
  2. Pemahaman Candle RT ( Retail Trader )
  3. Pemahaman BVB
  4. Pemahaman Candle Rejection ( Penolakan Harga )
  5. Pemahaman Ciri-Ciri Trend
  6. Pemahaman Cara OP
  7. Pemahaman Money Management (MM)
  8. Pemahaman BvB dalam Study Kasus
  9. Contoh – Contoh BvB.
1. Pemahaman Candle BP (Big Player )
Candle BP atau Sering di sebut candle Big Player adalah istilah yang digunakan untuk mengidentifikasi Penggerak harga, Dalam Hal ini yang di maksudkan dengan BP adalah Candle dengan ukuran/ Size > 30 pip yang dimulai dari harga Open sampai dengan harga Close Candle di TF H1.
Contoh Gambar Candle BP:

2. Pemahaman Candle RT ( Retail Trader )
Candle RT atau sering disebut Retail Trader adalah istilah yang digunakan untuk mengidentifikasi penggerak harga, dalam hal iini yang dimaksud dengan candle RT adalah Candle dengan ukuran Size < 30 pip yang di mulai dari harga Open sampai dengan harga Close Candle di TF H1.
Contoh Gmabar Candle Retail :


3. Pemahaman BVB
BVB atau sering disebut BP sell vs BP buy adalah istilah yang digunakan untuk mengidentifikasi Dominasi dari pergerakan harga yang melibatkan antara pemain harga yaitu Penjual (Seller) dan Pembeli ( Buyer ).
Mengapa demikian ?
Dengan Mengidentifikasi Market yang dominan maka akan memudahkan trader dalam memahami arah market saat ini, atau arah market kedepannya.
BVB terfokus di Harga Open Candle BP. Jika Harga Open BP sebelumnya ditembus (diBreak) Oleh Pergerakkan Candle BP saat ini yang arahnya berlawanan maka kecendrungan pergerakkan harga selanjunya akan mengikuti Dominasi pergerakkan arah candle BP yang terakhir.
Contoh gambar BVB :


4. Candle Rejection ( penolakan harga )
a. Pola Candle Rejection Follow Trend, hal ini sering terjadi pada saat Market dalam kondisi Trending.
Dalam Kondisi Market Trading, pola candlesticks Rejection tetap mendasar pada Trend Market itu sendiri, sehingga Rejcetion yang terbentuk merupakan rejection sementara atau full back rejection. Titik Full Back itulah yang kemudian menjadi dasar pengambilan keputusan.  Transaksi mengacu pada BVB sebelumnya.
Contoh Candle Rejection Follow Trend :


b. Pola Candle Rejection Counter Trend, hal ini terjadi pada saat market dalam kondisi Trending yang mana Range Harga rata-rata harian sudah terpenuhi,dan Market sudah sampai pada Titik jenuh, jual atau beli.
Contoh Candle Rejection Counter Trend :


5. Ciri-Ciri Trend
Dalam Hal ini teman-teman Trader pasti sudah pada tau, bahwasanya Trend itu terbagi menjadi 2: yaitu Trend UP dan Trend Down.
Tetapi yang Menjadi pertanyaan  adalah bagaimanakah caranya untuk mengidentifikasi awal mula terbentuknya Trend up / trend down tersebut.
Kami berusaha untuk menyimpulkan beberapa pemahaman kami dalam beberapa investigasi Awal mula Terbentuknya Trend dalam penjelasan gambar berikut ini.
Contoh Identifikasi Awal Terbentuknya Trend Down :


Pada Gambar diatas, mula-mula pergerakkan Market sideway beberapa hari dan berubah menjadi Trend, nah apa yang bisa kami tarik kesimpulan adalah :
BP berperan Penting dalam Merubah Trend, karena BP lah yang mendominasi pergerakan Harga sehingga BP pula-lah yang akan menentukan harga itu mau kemana.
Sebagai Contoh Nyata :
Dalam Perdagangan Konvensional, jika mengibaratkan BP = Tengkulak Besar, dan RT= Pedagang Kecil, Maka Para Pedagang Kecil akan selalu berpatokan pada Nilai harga yang di Tentukan Oleh Tengkulak Besar. Merekalah yang Menentukan harga pasar dan Mereka pulalah yang Menentukan Harga pasar kedepannya.
Maka Ketika Big Player SELL Berebut posisi dengan Big Player BUY, atau sebaliknya dimana hasil akhirnya di Menangkan Oleh Big Player Tertentu, maka kami memyebutnya dengan istilah BVB.

6. Cara OP ( Open Posisi )
Cara Open Posisi menggunakan BVB ada 2 cara, yaitu :
a. Open posisi Mengikuti Arah Trend sesuai BVB seperti gambar yang sudah kami sisipkan di atas.,atau seperti gambar di bawah ini.
Contoh OP Sell Counter Trend :


b. OP Cara Kedua adalah OP Counter Trend ( Melawan trend ) dengan Berpatokan pada Rejection di Open BP Tertentu,Op yang kedua ini lebih beresiko di bandingkan Cara OP pertama.Karena Landasan dari OP nya tetap harus Memahami Arah Trend yang sesungguhnya.
Pada gambar di atas Bisa di lihat si Trader Mengambil Posisi Sell dalam kondisi tetentu,padahal Trend semula Masih UP.hal ini bisa saja di lakukan dengan beberapa pertimbangan,salah satunya adalah Rejection dan Titik jenuh market.Dan Pada dasarnya tidak ada Trend yang akan Bergerak berterusan tanpa pola mengayun atau bergelombang.
OP cara ini akan menjadi Tidak Beresiko jika,Kondisi update market di hari kemudian menujukan Pola Seller mulai mendominasi yang di tunjukan dengan munculnya BP sell.
Kesimpulan : Untuk menggunkan Op Jenis ini sebaiknya pahami Trend market sebelumnya dan Update Market sesudahnya.dan gunakanlah Management Resiko yang Tepat.

7. Money Management (MM )
Banyak sekali Forum-Forum yang sudah membahas dan Mengupas Tuntas mengenai Money Management, baik forum dari Luar Negeri atau forum dalam Negeri. MM dan STRATEGY memang merupakan satu pasang yang tak terpisahkan, bisa di bilang dua sejoli. Tetapi jika berbicara Strategy Trading, maka Tidak semua MM akan sama cara penggunakannya. Nah...Hubungan antara Strategy Trading dan Money management yang sudah santer di bicarakan ini,akan kami coba kupas di sini :
Contoh penempatan TP & SL untuk  OP Buy setelah BVB terbentuk.


Contoh penempatan TP & SL untuk OP Sell setelah BVB + BP sesuai arah BVB.


8. Study Kasus
Untuk dapat memahami dan kemudian dapat menerapkan gabungan antara Strategy Trading + Money Management menjadi Senjata pamungkas yang ampuh untuk di Gunakan dalam transaksi Trading forex, tentunya kurang lengkap jika tidak berusaha Menggali Informasi yang Mendalam berkaitan dengan Strategy dan Money Managemnt yang akan digunakan.
Sudah Barang tentu pesan yang baik adalah seperti ini :
1. Buatlah Rencana yang mendalam Tentang Tujuan Bisnis ini
2. Susun dan pelajari Strategynya.
3. Uji Stategynya dan MM nya dalam Virtual Account ( akun demo )
4. Bikin Catatan atau memo hasil dari penelitian
5. Ulang ...Ulang...dan Ulang lagi, sampai benar-benar TAU, FAHAM, dan MENGERTI.
6. ATM (Amati Tiru dan Modifikasi )

9. Contoh Lain Gambar BVB.
Contoh BVB di GBPUSD :


Contoh File Indikator Forex BvB :
Download Indikator Forex BvB!

Akhir kata, semogga penjelasan mengenai indikator forex BvB di atas dapat bermanfaat buat kita semua. Sukses dalam trading forex memerlukan proses, maka nikmatilah proses itu sambil terus bersemangat untuk belajar menganalisa grafik forex, salam profit.

0 komentar:

Kursus Forex Surabaya

KOMPUTER :
  1. PC (Personal Computer)
  2. Laptop (LCDnya 14 Inch)
  3. Notebook (LCDnya 10 Inch)
  4. Tablet (LCDnya 6,5 Inch ke atas)
  5. HP Android (LCDnya 4,5 - 5,5 Inch)
Recommended pakailah laptop. RAMnya minimal 2 GB, O.S,nya minimal windows7. Merknya bebas.

KONEKSI INTERNET :
  1. Modem + Kartu Perdana Paket Data
  2. Speedy (Telkom)
  3. Hotspot WiFi